About me

Foto saya
BSD City, Tangerang, Indonesia
Let's make a better Life...
Tampilkan postingan dengan label Misc Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misc Tips. Tampilkan semua postingan

26 April 2012

Tips "Biar ngga ada Hutang"

 

Jakarta - Kendalikan utang anda sehingga hidup anda terkendali. Bagaimana cara anda keluar dari jeratan utang dan kembali ke jalur yang benar?

Jangan sampai hidup anda tergantung kepada utang. Dengan begitu, anda sudah merusak aturan dasar dalam finansial, yaitu uang yang mengendalikan anda. Padahal, seharusnya anda yang mengendalikan uang.

Beberapa tips di bawah ini, seperti dikutip dari CNBC, Senin (23/4/2012), mungkin bisa membantu anda supaya terbebas dari utang.

1.
Tutup kartu kredit dan mulai menyusun anggaran
Setiap keluarga yang terjerat utang sudah sepantasnya mulai menutup sumber utang utamanya, yaitu kartu kredit. Keluarga tersebut juga harus mulai terbiasa hidup dengan uang yang ada. Caranya, mulailah menyusun anggaran, mulai dari pendapatan hingga pengeluaran. Anggaran tersebut harus dipatuhi setiap hari, karena isinya harus mencakup keseluruhan pengeluaran, mulai dari belanja bahan pokok hingga anggaran ponsel dan hiburan. Ini sedikit contekan untuk anda, kebutuhan pokok rumah tangga 35% dari anggaran, utang 15%, kehidupan sehari-hari 25%, transportasi 15%, tabungan 10%.

2. Kurangi utang secara bertahap
Cara paling cepat untuk terbebas dari utang adalah dengan membayar cicilan secara bertahap. Semakin besar cicilan yang anda bayar maka beban bunganya akan semakin kecil. Dengan bunga yang kecil maka anda tidak perlu khawatir akan membengkaknya tagihan. Jika memungkinkan, bicara dengan bank tempat anda berutang untuk mengurangi tingkat bunganya.

3. Cari penghasilan tambahan
Lakukan segala upaya yang anda bisa untuk mendapatkan penghasilan tambahan supaya bisa lebih cepat membayar utang-utang anda. Cari pekerjaan sampingan yang tidak menggangu pekerjaan utama anda, seperti berjualan cemilan di kantor, memberikan les piano atau menjual masakan buatan sendiri. Atau mungkin beberapa ide yang lebih kreatif, seperti menjadi web desainer paruh waktu, perencana pesta, dan banyak lagi.

4. Tentukan prioritas
Sementara anda berusaha menghapuskan utang sambil merencanakan masa depan, anda juga harus tahu mana yang jadi prioritas. Jangan sampai tujuan anda menghapuskan utang ternyata hanya untuk tujuan yang tidak penting. Contoh-contoh prioritas yang bisa anda kejar, yaitu biaya kuliah lanjutan, biaya bayi, uang muka rumah dan lain-lain. Bicarakan hal ini baik-baik dengan pasangan anda.

5. Lunasi utang berbunga tinggi lebih dulu
Dalam mengurangi utang, anda bisa mulai dengan utang berbunga tinggi terlebih dahulu, jangan yang nilai utangnya paling banyak. Setiap anda punya uang lebih, lakukan hal ini terlebih dahulu daripada membelanjakannya untuk hal yang kurang penting. Pantau terus nilai utang anda, sehingga anda tahu berapa yan sudah lunas dan berapa sisanya. Jika sudah terbebas dari utang, mulailah menabung.

6. Jangan keluar jalur
Terbebas dari jeratan utang tidaklah mudah, anda harus ingat juga jangan sampai utang tersebut terus meradang dan akhirnya bisa menghancurkan hidup anda. Anda harus bisa fokus pada anggaran yang sudah dibuat, jika sudah menikah, pasangan anda juga jangan sampai tidak disiplin dan keluar dari jalur. Selama anda memegang teguh pada rencana awal dan tetap dalam jalur, maka utang anda bisa segera lunas.

7. Irit bukan berarti tidak boleh belanja
Dalam rencana mengurangi utang, anda harus ekstra irit, tapi bukan berarti anda tidak bisa belanja barang-barang non pokok. Tapi harus ingat, jika ada uang ekstra, pertama-tama harus dipakai untuk tambahan pelunasan utang, lalu kebutuhan pokok, terakhir baru kebutuhan lain-lain. Jika anda punya rencana lain, seperti akan menikah, atau sekolah lagi, jangan buru-buru membatalkan rencana itu, cari alternatif pendanaan yang lebih murah atau atur kembali anggaran supaya lebih sesuai.

8. Berhenti makan di 'luar'
Makan di 'luar' rumah selalu lebih mahal daripada memasak, dan lebih tidak sehat juga. Membuat masakan sendiri juga membuat anda lebih dekat dengan keluarga. Apalagi, setelah makan bersama anda bisa membicarakan banyak hal dengan seluruh anggota keluarga. Selain itu, jika anda menghidangkan makan malam di rumah dengan mengundang beberapa teman, maka biaya hiburan anda bisa sedikit dipangkas. Mahal tidaknya hidangan tidak menjadi masalah, yang paling penting silaturahmi.

9. Atur manajemen diri
Anda harus mulai mengatur diri jika ingin terbebas dari utang. Mulailah dengan menyimpan seluruh berkas yang berkaitan dengan utang-utang anda, aturlah supaya tidak bercampur dengan berkas-berkas lain.

10. Rela menjual 'harta karun'
Kadang, untuk bisa terlepas dari utang, anda harus merelakan sesuatu yang anda rasa penting atau paling dicintai. Contohnya, koleksi benda antik, action figure, barang elektronik mahal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, dan lain-lain. Memang anda akan sedikit merasa sakit hati untuk melepas 'harta karun' tersebut, tapi semuanya demi tujuan yang lebih baik. Bahkan jika perlu, anda bisa menjual barang-barang yang cukup penting, seperti motor, mobil, perhiasan, perabotan atau apapun yang bisa dilakukan untuk menutup utang. Relakan saja demi hidup yang lebih baik.


07 Januari 2011

Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum

Apa yang Anda rasakan sesaat sebelum tampil melakukan presentasi di depan umum? Apakah telapak tangan Anda berkeringat, kerongkongan kering dan tercekat, wajah memerah, suara bergetar, jantung berdebar, dan perut mulas? Penderitaan semacam ini tak hanya Anda alami saat berbicara di hadapan ratusan orang yang tidak Anda kenal, tetapi juga saat rapat bersama rekan-rekan Anda sendiri.

Pada saat itu, Anda sebenarnya sedang mengalami sindrom tidak percaya diri. Penyebabnya, entah karena Anda memang tidak terbiasa berbicara di depan umum, atau tidak siap tampil. Hal ini tak hanya dialami oleh Anda yang baru pertama kali menjadi pembicara. Bahkan orang yang sudah sering tampil sebagai public speaker pun masih sering mengalaminya. Mengapa hal itu bisa terjadi? Bisa karena belum mempersiapkan diri dengan materi, bisa pula karena tidak tahu siapa hadirin yang dihadapi.

Membangun kepercayaan diri

Menurut Alexander Sriewijono, psikolog yang juga pendiri TALK-inc, School for TV Presenter-MC, seorang pembicara yang sukses selalu tahu cara membangkitkan kepercayaan dalam dirinya, sebaik ia tahu cara membawakan pidato atau presentasinya. Apalah artinya kata-kata yang hebat apabila tidak disertai keyakinan pada saat menyampaikannya.

Untuk membangun kepercayaan diri, ada tiga strategi yang dapat dilakukan:

Mengembangkan sikap matang, yang terdiri atas tiga hal:

1. Kecerdasan emosional, yaitu kemampuan untuk mengendalikan emosi dan rasa takut yang muncul dalam dirinya, dan menjadikan emosi itu sebagai pemacu untuk bertindak sesuai tujuan yang ingin dicapai.

2. Tampilkan kematangan usia, sehingga Anda dapat menyampaikan gagasan dan perasaannya secara dewasa, asertif, dan profesional. Artinya, Anda tidak berbicara seperti remaja, menggunakan gaya bahasa remaja (kecuali saat berbicara di forum remaja), atau berpikir dangkal seperti remaja yang belum mampu berpikir kritis.

3. Membangun gambaran yang positif terhadap diri sendiri. Penilaian orang lain terhadap diri kita (impression) sering mempengaruhi penilaian kita tentang diri sendiri (self-image). Penilaian yang buruk membuat kita jadi rendah diri. Bagi orang yang memiliki penghargaan diri (self-esteem) yang rendah, penilaian orang lain terhadap dirinya membuat ia menjadi terpuruk. Inilah mengapa kita cemas atau takut tidak tampil bagus, takut ditertawakan, takut salah, dan seterusnya.

Kendalikan penghambat kepercayaan diri Anda, yang umumnya ada tiga hal:

1. Cara berpikir negatif terhadap diri sendiri, seperti perasaan tidak siap tampil di depan umum, tidak menguasai topik, takut dikritik, takut presentasinya akan mengecewakan, tidak tahu apa yang harus disampaikan, dan lain-lain. Jelas bukan hadirin yang membuat Anda tidak percaya diri, melainkan pikiran negatif Anda sendiri.

2. Nyatakan perasaan atau pikiran Anda dengan lebih spesifik, apakah sedih, takut, kecewa, kesepian, dan sebagainya; bukannya "saya merasa kacau". Ketika mengekspresikan perasaan marah, jelaskan dulu perilaku spesifik yang tidak Anda sukai, lalu perasaan Anda sendiri. Atau bila ada perasaan ganda mengenai sesuatu, sampaikan dengan jelas. Misalnya, "Saya punya perasaan ganda tentang apa yang baru Anda lakukan. Saya senang dan berterima kasih Anda telah membantu saya menjelaskan masalah, tapi saya tidak suka diinterupsi ketika belum selesai berbicara." Penggunaan kata "Saya" atau "Saya merasa" akan membantu Anda mengekspresikan perasaan yang sulit tanpa menyerang harga diri lawan bicara.

3. Cara Anda menempatkan diri yang terlalu rendah atau terlalu tinggi di hadapan orang lain. Pembicara yang memandang dirinya lebih dari orang lain tidak dapat menciptakan atmosfer yang positif dalam suatu presentasi. Ia berbicara terus-menerus, mendominasi percakapan, dan tidak memberikan kesempatan pada hadirin untuk mengungkapkan gagasan, sehingga komunikasi berlangsung satu arah. Sebaiknya, pembicara yang merasa dirinya lebih rendah daripada hadirin cenderung tidak tegas ketika menyampaikan suatu pesan yang harus diwujudkan dalam tindakan. Ia membiarkan hadirin mendebat argumentasinya tanpa hasrat kuat untuk mempertahankannya. Ketika hadirin asyik berbicara sendiri, ia tidak berani memperingatkannya.

Atasi rasa takut Anda. Anda bisa membiarkan rasa takut menguasai pikiran, atau justru menggunakannya untuk membuat latihan berbicara yang maksimal. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum menyampaikan presentasi:

* Atur nafas sampai merasa tenang.

* Buat jeda beberapa saat sebelum memulai pidato.

* Yakini bahwa tanda-tanda kecemasan fisik itu tak terlihat.

* Jangan biarkan hadiri mengetahui kegugupan Anda, apalagi meminta maaf untuknya.

* Buatlah persiapan matang sebelum tampil.

* Terimalah ketidaksempurnaan.

* Jangan terbebani oleh penampilan, fokuslah pada komunikasi.

* Jangan membebani pikiran dengan berusaha menghafal isi pidato.

* Gunakan alat-alat bantu untuk mengalihkan kecemasan.

* Bayangkan diri Anda tengah memberikan pidato yang bagus dan kuat.


  • Penulis: din
  • Sumber : Buku TALK-inc. Points: Kekuatan Mental, Ketepatan Kata, dan Totalitas Bahasa Tubuh untuk Menjadi Pembicara Profesional, oleh Alexander Sriewijono, Becky Tumewu, dan Erwin Parengkuan

Lebih Berani Bicara di Depan Umum

KOMPAS.com - Jika melihat pembawa acara memimpin sebuah acara tapi salah-salah, kita dengan mudahnya mengkritik. Padahal, tak mudah untuk bisa menjaga konsentrasi di depan ruangan dan memimpin suasana. Dalam hal pekerjaan, bicara di depan umum pun tak bisa dihindari juga. Pada suatu masa, Anda akan harus berhadapan dengan situasi ini. Supaya bisa sukses bicara di depan umum, perhatikan tips dari Works by Nicole Williams berikut ini:

Kenali Hadirinnya
Pertanyaan pertama yang harus Anda tanyakan adalah, "Apa peran saya sebagai pembicara?", "Apakah saya di sini untuk menghibur hadirin? Mengajar sebuah pelatihan? Atau yang lain?" Ketika Anda mengetahui apa peran Anda, akan semakin mudah untuk mengetahui apa saja yang sebaiknya Anda katakan, dan apa yang sebaiknya tidak Anda katakan.

Tulis
Jika Anda sudah tahu jauh-jauh hari bahwa Anda akan berbicara di sebuah ajang, coba lakukan penelitian. Mulai dengan mendaftar poin-poin garis besar. Lalu secara perlahan, isi bagian-bagian yang kosongnya. Menulis akan makin menguatkan pikiran dan ide Anda, sekaligus membantu Anda menyampaikan pesan, supaya tidak keluar dari garis-garis utama, dan membantu Anda ketika sedang kehilangan kata-kata.

Upayakan Agar Tak Terlihat Gugup
Jangan biarkan para hadirin melihat betapa gugupnya Anda. Bahkan pembawa acara kenamaan dan sudah berpengalaman pun bisa merasa gugup sebelum mulai membuka acara. Cara masing-masing orang untuk menenangkan diri berbeda-beda. Cara apa yang bisa membantu masing-masing orang untuk merasa lebih baik dan percaya diri sebelum mulai berbicara di depan bisa berbeda-beda. Hanya waktu dan "jam terbang" yang pada akhirnya bisa membantu Anda menemukan pola terbaik dan paling cocok untuk Anda. Tapi yang paling sering dilakukan untuk meredakan ketegangan para pembicara adalah dengan mengatur napas. Cara lainnya adalah berbicara dengan orang lain. Jangan khawatir berlebihan, takut salah ucap, atau akan melakukan hal-hal bodoh. Tapi tenang saja, kebanyakan orang akan memaafkan Anda. Coba pandang para hadirin sebagai teman-teman dekat Anda, yang menerima Anda apa adanya.

Coba Gali Hubungan dengan Hadirin
Amat penting untuk menjaga hadirin tetap tertarik dengan ucapan Anda. Anda tak ingin para hadirin tidak mengerti apa yang Anda katakan, kan? Strategi berbeda dibutuhkan untuk hadirin yang berbeda karakternya. Namun, akan membantu di seluruh situasi jika Anda memasukkan unsur humor di dalamnya. Jika Anda akan menggunakan statistik, upayakan seminimal dan sesederhana mungkin. Presentasi visual juga bisa membantu orang untuk lebih fokus. Perhatikan juga intonasi dan gerak tubuh Anda. Jangan sampai gerakkannya berulang dalam waktu lama, hindari pula intonasi datar yang bikin orang mengantuk.

Jadilah Diri Anda Sendiri
Tak jarang ada orang yang berusaha keras untuk mengambil hati hadirinnya. Menggunakan gerakan tangan atau bahasa tubuh memang bia dilakukan sesekali untuk menghindari kebosanan. Namun, jangan sampai terlihat berlebihan. Tonjolkan kelebihan dan poin obrolan Anda ketimbang bergerak berlebihan. Bergeraklah secara natural, para hadirin pun akan merasa lebih nyaman menatap Anda.

4 Kendala "Public Speaking"

KOMPAS.com - Kemampuan berbicara dan tampil di depan publik bisa dilatih dan dipelajari. Ilmu ini sangat berguna untuk menunjang berbagai profesi, karena hampir semua profesi bersentuhan dengan publik, dengan dua orang bahkan lebih. Untuk memiliki keterampilan public speaking, Anda juga perlu memahami empat kendalanya. Bukankah dengan mengenali masalah, Anda akan lebih mampu menghadapi berbagai kendala?

Presenter TV Choky Sitohang berbagi pengalaman dan passion-nya menjalani profesi public speaker kepada 38 finalis Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2010 saat masa karantina di kediaman Mooryati Soedibyo, Menteng, Jakarta, beberapa waktu lalu.

1. Melupakan potensi diri

Menurut Choky setiap orang punya potensi. Prinsip inilah yang perlu disadari sejak dini. Jadi, jangan pernah membatasi talenta yang ada dalam diri Anda, tegasnya. Anda juga harus menyadari kemampuan diri serta batasan kemampuan yang ada pada pribadi Anda. Dengan berbekal prinsip ini, Anda sangat mampu mengembangkan potensi dengan terus belajar dan mengasah talenta.

2. Meredupnya kepercayaan diri
Kurangnya kepercayaan diri menghambat Anda mengeluarkan potensi dalam diri saat tampil di depan umum. Kunci sukses public speaking, salah satunya, memupuk kepercayaan diri Anda. Pahamilah bahwa tak perlu menjadi orang sempurna untuk mengaplikasikan public speaking.

"Anda tetap bisa tampil dengan kemampuan yang kecil," tegas Choky, menambahkan bahwa orang yang lancar berbicara di depan umum bukan karena mahir sejak lahir.

Apapun apresiasi orang yang mendengarkan Anda berbicara, hargai saja. Maju terus dengan apa yang Anda miliki. Tak perlu melakukan apa yang orang lain inginkan. Namun Anda tetap harus mendengarkan suara atau kritik yang membangun, dan lakukan apa yang benar, papar Choky.

Kesiapan mental seperti inilah yang membantu seseorang meraih kembali kepercayaan dirinya.

3. Tak menguasai materi
Selain kesiapan mental, public speaker juga penting untuk selalu siap dengan materi yang akan disampaikannya. Public speaker adalah true messenger, kata Choky.

Pengalaman, background personal, sosial, juga pendidikan serta kapasitas talenta setiap orang berbeda. Faktor inilah yang memengaruhi keterampilan seseorang saat berbicara dan tampil di depan publik.

Meski begitu, semua faktor ini bukan menjadi pembenaran jika ternyata Anda belum sukses menjalani public speaking. Dengan kemauan untuk belajar dan menambah wawasan, kendala ketiga dalam public speaking bisa diatasi.

Dengan menguasai materi, pesan yang ingin disampaikan dapat diterima baik oleh publik. Tak menguasai materi adalah kondisi yang bisa terjadi saat Anda sebagai penyampai pesan maupun orang yang diminta pendapatnya atas suatu isu. Nah, cara Choky mengatasi kondisi ini adalah dengan memberikan materi atau jawaban yang sistematis.

"Untuk mendapatkan pointers yang tepat dan memilih kata yang tepat, Anda perlu memberikan jawaban yang sistematis. Jika tahu apa yang harus dijawab, mulailah dari landasannya, kemudian ungkapkan pengalaman, dan terakhir berikan opini Anda," jelasnya.

Jika tidak memahami materi, jujur saja apa adanya. Jangan menjawab apa yang Anda tak ketahui maksudnya. Katakan dengan cara yang santun dan tepat kejujuran Anda ini.

4. Tak menguasai khalayak

Cobalah untuk tetap rileks, sehingga Anda bisa menikmati saat bicara di depan umum dan tidak merasa terintimidasi. Fokus pada apa yang ada bukan pada apa yang hilang, kata Choky.

Jika Anda salah bicara atau merasa tampil buruk, segera kembalikan fokus pada apa yang ada, bukan pada kesalahan yang baru saja Anda lakukan.

Untuk bisa menguasai khalayak, kekuatan ada di tangan Anda sendiri.

"Jangan curiga dengan audience, jika ada yang tidak mendengarkan Anda, fokus saja pada mereka yang mendengar. Humble tetapi powerful, inilah kuncinya," papar Choky.

Saat bicara cobalah untuk mengesampingkan jabatan. Jabatan atau status apapun yang melekat pada diri Anda bisa menjadi beban tersembunyi. Anda merasa harus sempurna bicara karena Anda adalah presenter ternama, misalnya. Tak apa salah, karena kesalahan adalah normal. Akui saja kesalahan begitu Anda melakukannya di depan umum.

"Jika salah berkata-kata, akui saja, dengan katakan 'maaf, ulangi' atau ulangi dengan kata yang lebih baik," Choky mencontohkan.

Kenali 4 Tipe Pembicara

KOMPAS.com - Kepribadian seseorang dapat dikenali dari cara mereka berbicara. Meskipun demikian, banyak orang belum menyadari termasuk kategori manakah orang yang mereka ajak bicara. Padahal bila tidak mengetahuinya, komunikasi yang terjalin tidak dapat berlangsung dengan baik.


"Kenali cara berkomunikasi lawan bicara Anda. Dengan mengenali caranya berbicara, Anda akan tahu orang seperti apakah lawan bicara Anda tersebut," kata Erwin Parengkuan, saat peluncuran dan bedah buku Clik! yang ditulisnya, di Apartemen Verde, Kuningan, Jakarta, Kamis (21/10/2010) lalu.

Menurut pria yang mengajar public speaking di TALK-inc ini, pada dasarnya ada empat macam tipe bicara:

1. Si Gesit
Cara berbicara: Tipe gesit biasanya berbicara dengan menggebu-gebu dan penuh semangat. Dalam suatu kesempatan, biasanya dia banyak berbicara. Tipe ini biasanya sangat disukai oleh pimpinan, meskipun terkadang ide yang dilontarkan tidak relevan.

Orang dengan tipe ini biasanya suka menjadi pusat perhatian. Oleh karena itu, dia akan selalu tampil untuk mengemukakan pendapat. Tipe gesit biasanya suka mendominasi pembicaraan, tidak sabar, selalu ingin pendapatnya didengarkan, lugas, dan terbuka. Orang bertipe ini juga penuh dengan ide-ide baru karena dinamis.

Kemampuan menyimak: Orang tipe gesit kurang mampu dalam menyimak. Biasanya, dia hanya mengambil inti dari informasi yang diperolehnya. Meskipun demikian, dia terbuka dengan gagasan orang.

Tipe ini biasanya tidak suka jika hanya menjadi pendengar. Apabila ada orang yang berbicara lebih banyak, dia akan merasa terintimidasi. Sisi negatifnya adalah dia suka mendebat pendapat orang lain.

Metode berpikir: Dia adalah orang yang berpikiran praktis. Prinsipnya adalah kerjakan saja dahulu, nanti baru dipikirkan.

2. Si Rinci
Cara berbicara:
Orang ini akan cenderung tertutup. Tetapi kalau ditanya tentang suatu masalah, dia akan menjelaskan dengan panjang-lebar, dilengkapi dengan konsep-konsep dan gagasan-gagasan yang cemerlang. Hal ini disebabkan karena pengetahuannya yang lengkap. Meskipun demikian, seringkali orang merasa tidak nyaman jika harus berbicara dengan dia karena sifatnya yang suka menggurui.

Cara menyimak: Dia adalah penyimak yang hebat, karena mampu menyimak informasi dengan cepat dan sempurna. Dia memiliki kebiasaan mempelajari informasi berdasarkan apa alasan di balik informasi tersebut. Oleh karena itu, tipe ini sangat sulit dibohongi.

Metode berpikir: Baginya, segala sesuatu harus direncanakan dan dilaksanakan setahap demi setahap. Metode berpikirnya komprehensif sehingga membuat intuisinya terasah dengan baik. Meskipun demikian, seringkali dia menjengkelkan, karena lambat dalam membuat keputusan. Selain itu juga sulit dalam bertindak karena keraguannya.

3. Si Kuat
Cara berbicara: Karena dia menguasai bidangnya, cara berbicara orang tipe ini biasanya tegas dan intonasinya kuat. Dia berbicara dengan penuh percaya diri dan berdasar pada pemikiran yang kuat. Ketika memimpin, dia termasuk orang yang tegas dan tidak mau menoleransi kesalahan.

Meskipun demikian, dia cenderung oportunis. Dia mau berkomunikasi hanya jika ada kepentingan pribadi. Dia juga seringkali sulit untuk diajak bekerja sama karena cenderung menolak pendapat orang lain.

Cara menyimak: Orang pada tipe ini kurang pandai dalam menyimak. Dia hanya akan menyimak apabila ada sesuatu yang menguntungkan dirinya. Oleh karena itu, dia bukan orang yang mudah untuk dipengaruhi.

Metode berpikir: Tipe ini biasanya memiliki pemikiran sendiri yang kadang unik dan berbeda dari kebanyakan orang. Dia juga terkenal dengan idenya yang radikal dan sering keluar pakem.

4. Si Damai
Cara berbicara
: Dia cenderung tidak terlalu suka bicara. Bahkan tidak jarang mengalami kesulitan ketika harus menyampaikan pendapat, ide, atau pemikiran pribadinya. Meskipun demikian, dia sangat menyukai diskusi karena dapat menambah pengetahuannya sehingga meningkatkan kepercayaan dirinya.

Cara menyimak: Dia adalah pendengar yang baik. Namun sayangnya, terkadang dia menerima informasi begitu saja tanpa menyaringnya terlebih dahulu sehingga dia mudah terpengaruh dan percaya pada orang lain.

Metode berpikir: Orang ini selalu berpikir untuk kepentingan orang lain. Dia akan bahagia apabila orang lain bahagia. Karena kepribadiannya yang sensitif, apa yang dikatakan oleh orang lain dapat mempengaruhi suasana hatinya. Dia adalah orang yang berhati-hati dalam mengambil keputusan dan sulit dimotivasi untuk keluar dari keadaannya yang sekarang.

30 September 2010

3 Tips Networking Untuk Mendapatkan Pekerjaan


Jakarta - Networking atau jaringan sosial merupakan strategi yang paling efektif untuk mendapatkan pekerjaan. Seperti yang dikutip dari ezine article, 80% orang mendapatkan pekerjaan melalui networking.

Tidak hanya dengan mengandalkan otak yang pintar saja untuk mendapatkan pekerjaan, networking yang luas juga perlu ditunjang. Berikut tips yang dikutip dari ezine artcle untuk mendapatkan pekerjaan dengan memanfaatkan networking:

1. Bergabung dengan organisasi profesional
Bergabunglah dengan organisasi yang berhubungan dengan bidang karir yang diinginkan. Dengan bergabung dalam sebuah organisasi, Anda akan berkenalan dengan banyak profesional di sana. Sehingga akan mempermudah Anda dalam mendapatkan pekerjaan.

2. Magang
Jaringan sosial lainnya yang bisa dimanfaatkan adalah dengan cara magang di suatu perusahaan. Sebelum Anda memulai karir, Anda bisa terlebih dahulu untuk magang. Magang akan mengasah bakat dan ketrampilan Anda dengan belajar dari para senior di perusahaan tersebut.

3. Bergabung dalam klub pekerjaan
Bergabung dalam sebuah klub pekerjaan dapat memberikan Anda banyak informasi penting tentang perusahaan yang Anda inginkan. Di sana Anda juga akan saling mendapatkan support dari sesama pencari kerja

Sumber: www.wolipop.com

Cara Mencegah Kegagalan Bisnis Akibat Rasa Takut


Jakarta - Memulai bisnis bukan sesuatu yang mudah. Rasa takut semestinya tidak dijadikan penghalang untuk mencapai tujuan. Berikut langkah-langkah untuk meminimalisir rasa ketakutan.

1. Fokus pada skenario terbaik
Anda harus fokus terhadap "skenario" terbaik yang telah Anda pikirkan dan rencanakan. Berhenti membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi dalam mencapai tujuan. Jika Anda tetap khawatir maka Anda akan lebih mudah menyerah.
Teruslah mencoba sampai Anda mencapai tujuan.

2. Realistis
Mengetahui bahwa setiap tujuan tidak dapat dicapai dengan waktu yang sebentar. Mungkin dibutuhkan waktu yang berbulan-bulan bahkan tahunan sampai Anda melihat hasil yang solid. Jika Anda belum mencapai hasil yang diinginkan dalam bulan-bulan pertama, jangan menyerah dan tetap berusaha.

3. Mendapatkan dukungan
Cari orang-orang yang dapat mendukung Anda dan bisa memberi masukan yang positif untuk Anda. Sebuah support akan membantu Anda lebih bersemangat dalam mencapai tujuan.

4. Rencana
Anda harus memiliki rencana matang. Memiliki rencana yang baik di awal dapat mengurangi stress. Sebuah rencana akan membuat Anda merasa tenang dan membantu Anda lebih fokus pada tujuan.

seperti yang dikutip dari 2 achieve your goals.

4 Tips Untuk Mencapai Target Kerja


Jakarta - Sebuah kesuksesan dimulai dengan semangat dan niat yang besar. Dari permulaan itu, sebuah 'target' dan cara mencapainya pun sudah mulai terbayang-bayang. Untuk itu perlu cermat dalam merencanakan kesuksesan sebuah target:

1. Perencanaan yang matang
Perencanaan yang matang dan tidak mengambil keputusan yang gegabah akan membawa Anda kepada keberhasilan. Selain itu kenali betul-betul bidang yang menurut Anda yang paling Anda kuasai agar proyek dapat digarap secara maksimal.

2. Networking
Menjalin relasi seluas mungkin, memungkinkan untuk proyek Anda semakin berkembang. Dengan sebuah networking, Anda akan mendapatkan keuntungan yang tak terduga. Namun, jangan pernah untuk menjatuhan 'rival' di hadapan relasi, pertahankan profesionalisme.

3. Penelitian
Penelitian kecil-kecilan berguna untuk keberhasilan proyek Anda. Karena itu riset mutlak untuk dilakukan. Bisa melalui internet, penelitian di lapangan dengan bertanya kepada orang-orang.

4. Promosi
Promosikan proyek Anda di dalam blog atau brosur. Walaupun 'produk'nya belum terealisasikan, namun Anda bisa menyebarkan info kepada khalayak bahwa akan segera ada sesuatu yang baru dari perusahaan Anda.


Sumber: www.wolipop.com

29 September 2010

3 Hal Yang Menghalangi Promosi Jabatan


Jakarta - Promosi jabatan diberikan berdasarkan performa seseorang selama bekerja. Tentunya atasan telah menilai seberapa Anda berperan dalam memajukan perusahaan. Atasan akan mempertimbangkan hal-hal berikut apakah sesorang layak dipromosikan atau tidak. Simak beberapa hal yang menjadi pertimbangan atasan dalam memberikan promosi jabatan.

Pekerjaan sering terbengkalai
Mengulur-ngulur pekerjaan merupakan kebiasaan buruk. Bagi orang yang sering menunda pekerjaan dan menyelesaikan pekerjaan melebihi deadline akan dianggap tidak becus oleh perusahaan sehingga promosi jabatan semakin jauh di depan mata.

Tidak bisa kerja dalam tim

Penilaian tidak hanya semata dari prestasi dari diri Anda sendiri. Bila Anda termasuk tipe orang yang sangat individual dan sulit untuk bisa bekerja dengan tim, maka atasan akan berpikir Anda seseorang yang sulit untuk diberi masukan.

Sakit-sakitan
Jika kondisi fisik Anda lemah dan Anda sering izin karena sakit, maka mendapatkan promosi bukanlah hal yang mudah. Karena sebuah perusahaan membutuhkan orang yang fit. Oleh sebab itu, jaga kondisi badan agar tetap sehat.


Sumber: www.wolipop.com

11 Sikap Yang Dapat menghancurkan Karir


Jakarta - Anda telah mempunyai posisi yang baik di kantor saat ini? Mempertahankan sebuah jabatan bukanlah hal yang mudah, bila tidak didukung dengan sikap positif.

Faktor yang sering memicu kegagalan kemajuan karir adalah sikap Anda sendiri. Berikut 11 sikap yang bisa menggagalkan Anda di kantor.

Arogansi: Ini merupakan sikap dimana diri merasa paling benar dan orang lain salah.

Aloofness: Sulit berkomunikasi dengan orang lain.

Eagerness to please: Orang yang mengejar popularitas dalam setiap situasi.

Eccentricity: Menunjukkan sikap yang ingin selalu berbeda dari orang lain. Sikap ini justru sering dianggap negatif oleh orang lain.

Excessive Caution: Seseorang yang selalu takut dalam mengambil keputusan.

Habit Distrust: Sikap dimana tidak bisa mempercayai orang lain dan selalu curiga.

Mischievousness: Orang dengan sikap bahwa peraturan dibuat untuk dilanggar.

Melodrama: Sikap seseorang yang ingin menjadi pusat perhatian di setiap kesempatan.

Passive Resistance: Sikap dari seseorang yang selalu tidak yakin dengan apa yang dikatakannya.

Perfectionism: Selalu ingin tampak sempurna. Sehingga yang terlihat semua hal salah.

Volatility: Orang dengan sikap yang sulit ditebak dan bersikap sesuai dengan mood-nya.

Apakah sikap diatas salah satunya merupakan sikap Anda? Jika iya, segera ubah sikap Anda untuk memperbaiki karir.

23 September 2010

Trik Berhadapan dengan Klien


Jakarta - Jika Anda seorang wanita pekerja yang harus selalu bertemu dengan klien setiap harinya, maka Anda harus mengetahui peraturan standar beretika bila berhadapan dengan klien Anda. Berikut beberapa peraturan yang bisa Anda coba ketika berhadapan dengan klien :

1. Kenali klien Anda
Hindari untuk menyamakan etika Anda bila berhadapan dengan orang. Apabila berhadapan dengan klien, maka kenali mereka dengan baik seperti mengetahui nama lengkapnya, pekerjaanya, lalu kenali gaya bicara dan bahasa tubuh mereka. Mulailah percakapan dengan senyuman dan sapaan formal, lalu cobalah untuk mencairkan suasana dengan sedikit gurauan. Maka pertemuan Anda akan berjalan dengan baik.

2. Pelan tapi pasti
Berdiskusilah dengan alur yang pelan, mulailah menaikan kadar kesantaian dengan sedikit memasukan cerita kehidupan pribadi, Anda juga dapat mulai bertanya sedikit hal mengenai kehidupan dia. Berhentilah bila dirasa pertanyaan Anda saat sudah mulai membuatnya tidak nyaman.

Dengan mengetahui trik dasar saat menemui klien maka akan memperlancar bisnis Anda. Selamat mencoba!

Sumber: www.wolipop.com

Mengembangkan Pikiran Positif di Tempat Kerja



Jakarta - Seringkali kita merasa tidak nyaman di kantor, tidak puas dengan lingkungan kerja dan tidak percaya pada kemampuan diri sendiri. Ujung-ujungnya sikap tersebut hanya akan membahayakan untuk karir Anda.

Jika Anda terus menerus berpikir dan bersikap negatif, hanya membuat pekerjaan menjadi terbengkalai. Coba untuk mengubah cara berpikir, agar kembali siap menghadapi tantangan kerja dengan tips berikut:

1. Membuka diri dan pikiran

Buka diri dan pikiran terhadap masukan-masukan baik masukan positif maupun negatif. Hal ini akan menambah wawasan Anda dalam memandang dan menyikapi suatu masalah sehingga tidak hanya membentuk satu sudut pandang saja.

2. Menggunakan kata-kata positif
Hindari mengeluarkan kalimat negatif atau pesimis. Jangan mengucapkan kata "saya lemah" atau "saya tidak mampu". Sebaliknya, ucapkan kata-kata positif yang dapat memotivasi diri seperti "saya bisa", "saya pasti mampu".

3. Jangan terpengaruh gosip
Gosip cenderung identik sebagai sesuatu yang negatif. Janganlah langsung bereaksi dari berita negatif yang ada, lebih baik tidak menanggapinya. Oleh karena itu jauhkan diri Anda dari gosip.

4. Bersyukur
Selalu bersyukur membuat Anda lebih dapat merasakan nikmat yang telah Anda miliki sekarang. Bersyukur juga membuat Anda lebih santai dan dapat menjalani hidup dengan bahagia.

Sumber: www.wolipop.com

4 Langkah Mencegah Mata Lelah Saat Bekerja


Jakarta - Memandang layar komputer terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah. Tidak hanya itu, terlalu lama di depan layar komputer dapat menyebabkan masalah sakit kepala dan pengelihatan kabur.

Gejala-gejala tersebut yang disebabkan oleh komputer disebut Computer Vision Syndrome. Ada beberapa cara untuk mencegah Computer Vision Syndrome.

1. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjaga layar laptop atau komputer pada jarak yang nyaman. Atur sudut layar sehingga Anda tidak perlu menekuk leher Anda. Pastikan layar komputer tidak ada debu, sehingga tidak menghalangi pemandangan saat bekerja.

2. Pastikan tidak memiliki kelebihan atau kekurangan cahaya. Jika cahaya ruangan terasa kurang, tambahkan lampu meja untuk menerangkan meja kerja sehingga memudahkan pandangan saat melihat layar komputer.

3. Luangkan waktu untuk mengistirahatkan mata Anda. Lakukan istirahat mata selama 10 menit setiap satu jam sekali atau 20 menit istirahat setiap dua jam. Biarkan mata santai dengan memejamkan mata atau melihat keluar jendela. Saat pengistirahatan mata, hindari membaca buku. Untuk lebih rileks, Anda dapat memijat mata selama satu atau dua menit.

4. Selalu berkedip untuk membuat mata tetap basah dan tidak selalu meliht ke layar komputer. Anda bisa melihat ke arah luar jendela, melihat langit atau apapun setidaknya jarak pandang 20 meter jauhnya. Ubah posisi Anda untuk meregangkan otot-otot dan menghindari kelelahan pada tubuh

Sumber: www.wolipop.com

22 September 2010

Tips Beradaptasi di Tempat Kerja Baru


Jakarta - Mendapatkan suatu pekerjaan baru menjadi sebuah tantangan tersendiri. Namun untuk kembali menyesuaikan diri di tempat tersebut bukanlah hal yang mudah.

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan di tempat kerja baru:

Berteman
Memiliki teman atau setidaknya satu rekan yang dekat dengan Anda dapat membuat Anda merasa nyaman dalam tim. Dalam sebuah tim bila Anda bisa bersahabat, maka Anda bisa lebih dihargai dan rasa canggung akan berkurang.

Bekerja, bekerja dan bekerja
Sebagai anak baru yang belum sepenuhnya mengerti akan pekerjaan, dibutuhkan sebuah kerja keras untuk memperluas pengetahuan seputar pekerjaan dan meningkatkan kapasitas kerja Anda. Selain itu, dengan lebih giat di awal-awal masuk kerja, Anda akan lebih cepat menguasai pekerjaan Anda.

Jangan lupa untuk memperkenalkan diri
Jangan berharap, bahwa orang lain yang akan terlebih dahulu memperkenalkan dirinya. Bila Anda ramah dengan rekan-rekan kerja baru, tentunya mereka akan lebih cepat mengenal Anda dan tak lagi dianggap sebagai anak baru.

Tidak melakukan hal bodoh
Terutama saat Anda belum mendapatkan pekerjaan, hindari untuk bermain game di meja kerja atau pulang cepat karena merasa belum mendapat pekerjaan.

Jangan terlalu banyak membuat lelucon
Dalam sebuah pekerjaan dibutuhkan orang-orang yang serius. Jika Anda terlau sering membuat lelucon, Anda akan dinggap kurang profesional.

Cara Pintar Mengajak Anak Lebih Sehat


Jakarta - Menurut survei dari National Children, hanya satu persen anak-anak yang mengonsumsi tiga sampai empat porsi buah dan sayuran setiap harinya. Hal ini menyebabkan tubuh anak menyimpan lebih banyak gula dan lemak tak jenuh.

Agar hal tersebut tidak terjadi pada anak Anda, ikuti tips berikut untuk membuat anak menjadi lebih sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi:

Buah-buahan dan sayuran
Mendapatkan gizi yang baik bisa didapatkan dari mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Anda dapat membuat salad buah atau sayur yang bisa ditambah dengan yoghurt atau madu untuk memikat selera anak.

Makanan cair
Menurut survei yang dikutip dari gracenglamour, anak-anak lebih menyukai makanan cair dibandingkan makanan padat. Membuat jus buah segar akan lebih disenangi oleh anak-anak.

Mengajarkan makan sehat kepada anak-anak
Dari kecil, sebaiknya anak-anak sudah dididik untuk menyukai makan sayur dan buah dibanding makan keripik atau biskuit. Selain itu, ajarkan si kecil untuk minum jus dibanding minum-minuman ringan seperti soda atau jus kalengan.

Kalsium
Anak-anak bisa mendapatkan kalsium dari susu kacang kedelai. Kacang kedelai memiliki kalsium yang tinggi yang baik untuk pertumbuhan tulang. Selain itu, kacang kedelai aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Diet
Anak-anak perlu mengurangi konsumsi daging, kue dan biskuit. Makanan tersebut merupakan sumber dari lemak tak jenuh yang dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan. Meskipun begitu, tetap berikan si kecil daging dalam porsi yang sesuai.

Tetap aktif
Agar anak-anak memiliki fisik yang sehat, sebaiknya Anda harus mendorong Anak untuk berolahraga. Olahraga dapat membakar kalori Anak dan menjadikan anak tetap sehat.

Sumber: www.walipop.com

Bangkitkan Produktivitas Melalui Feng Shui Ruang Kerja


Jakarta - Saat Anda bekerja di kantor, setidaknya membutuhkan delapan jam kerja sehari. Hal ini bisa membuat Anda jenuh sehingga produktivitas menurun.

Menurut feng shui, penataan ruang kerja yang baik akan meningkatkan produktivitas kerja. Berikut lima langkah aturan dalam penataan ruang kerja menurut feng shui yang dikutip dari Savvymiss.

Warna
Warna dapat memainkan peran besar dalam lingkungan kantor Anda. Warna seperti biru dan hijau dapat menenangkan.

Warna merah dapat membuat semangat, cocok bagi Anda yang bekerja dalam dunia bisnis dan penjualan. Namun warna merah dapat meningkatkan stres, jadi gunakan gunakan warna ini secukupnya.

Warna kuning cocok bagi orang yang membutuhkan kedisiplinan. Ahli feng shui Angi Ma Wong, merekomendasikan titik fokus merah atau ungu di atas meja Anda.

Untuk memasukkan warna-warna tersebut, dapat melalui bingkai foto, karpet, alat tulis, alas mouse serta pajangan-pajangan kecil yang ada di atas meja.

Tanaman
Tanaman dapat meningkatkan oksigen dalam ruangan sehingga energi Anda juga akan meningkat. Letakkan bunga segar dalam vas kecil dan letakkan di atas meja kerja. Atau meletakkan tanaman di sisi kiri meja untuk menciptkan energi positif.

Bisa juga membuat tanaman dari uang yang di letakkan di sudut tenggara meja. Hal ini merepresentasikan kemakmuran.

Hindari tanaman kaktus yang dipercaya dapat menyebabkan pekerjaan menjadi sulit. Serta hindari pohon bonsai karena dapat merusak perkembangan karir.

Menata tempat duduk
Dipercaya bahwa jika Anda duduk di jalur dekat pintu maka akan menimbulkan energi negatif. Untuk itu, hindari tempat duduk dekat pintu.

Sebaiknya membelakangi tembok atau lebih baik lagi membelakangi jendela di mana pemandangan luar merupakan gedung-gedung tinggi, hal ini dapat mendukung karir yang positif untuk Anda.

Simbol-simbol untuk kekayaan
Letakkan air mancur atau foto dan poster air terjun atau sungai dipercaya dapat berpengaruh terhadap kenaikan gaji. Simbol tersebut bermanfaat juga untuk menyebarkan energi positif dan menghilangkan rasa sress.

Jika Anda ingin menjadi boss, letakkan patung naga di sisi kanan meja, menghadap jendela atau pintu. Hal ini dapat memudahkan tercapai harapan Anda untuk menjadi boss.

Ingin bisnis lebih maju? Bola kristal yang di letakkan di dekat telepon akan mendorong panggilan bisnis yang lebih.

Menumbuhkan energi positif
Sebuah kristal yang menggantung di jendela akan mengaktifkan energi positif Anda. Meletakkan gambar atau patung ayam akan menghindari Anda dari gosip di kantor.

sumber: www.wolipop.com

6 Kesalahan Fatal Saat Wawancara Kerja


Jakarta - Bukan hanya CV yang menarik, wawancara kerja juga menjadi hal penentu apakah Anda layak untuk diterima atau tidaknya di suatu perusahaan. Jika kesempatan wawancara telah Anda dapat, jangan menyia-nyiakan dengan kesalahan yang mungkin Anda tidak sadari.

Apa saja yang membuat Anda tidak diterima di suatu perusahan? Berikut enam kesalahan yang sering terjadi saat wawancara kerja:

1. Penampilan
Pada saat pertama kali wawancara kerja di suatu perusahaan, bagian HRD akan melihat terlebih dahulu penampilan Anda. Mau sepintar apa pun dan banyaknya keahlian yang Anda miliki, penampilan tetaplah menjadi nilai utama untuk membuat kesan pertama yang baik.

Untuk itu, berbusanalah layaknya orang kantoran. Kemeja dengan warna netral, rok bermodel pensil atau celana bahan, serta sepatu jenis pumps dapat menjadi cara terbaik untuk terlihat profesional.

2. Terlalu banyak berbicara tentang gaji
Kesalahan yang sering terjadi adalah pelamar tidak bisa mengungkapkan apa yang ia inginkan dengan karirnya di perusahaan yang dilamar. Bukannya mengungkapkan keahlian dan tanggung jawab yang akan diemban, pelamar malah langsung membicarakan gaji. Ini dapat melemahkan kehandalan Anda jika terus menerus membicarakan tentang gaji.

3. Sikap yang arogan
Banyak pelamar melihat HRD tidak terlalu berguna, alasannya karena Anda langsung ingin berhadapan dengan supervisor. Padahal jika Anda ingin mendapatkan pekerjaan, HRD direkrut oleh perusahaan untuk mewawancara Anda sebelum diwawancarai oleh supervisor. Jika sikap Anda terlalu arogan dan terlihat meremehkan HRD tentu membuat Anda sulit mendapatkan pekerjaan.

4. Berpikir klise
Jika Anda menghafal semua jawaban untuk pertanyaan HRD, peluang Anda untuk diterima menjadi lebih kecil. Karena jika Anda menghafal dan membuat jawaban layaknya orang berpidato tentunya jawaban Anda terlihat membosankan. Anda bisa memikirkan jawaban di rumah, namun tidak perlu sampai dihafal. Hal ini dikarenakan, jika pertanyaan berbeda saat ditanyakan oleh HRD malah membuat Anda semakin grogi. Buatlah jawaban yang spontan, cepat dan kritis.

5. Tidak percaya diri
Perusahaan tidak mencari orang yang pemalu dan tidak memiliki ambisi. Tunjukkan rasa percaya diri pada sikap dan setiap jawaban. Jika pewawancara menanyakan pengalaman kerja Anda di tempat terdahulu, cobalah untuk tidak menggunakan kata ganti seperti 'kita' atau 'kami', fokuskan pada prestasi pribadi yang telah Anda buat.

6. Tidak mengetahui tentang perusahaan yang dilamar
Hal yang terakhir yang perlu Anda ketahui adalah, pastikan Anda mengetahui tentang sejarah perusahaan dan bagaimana cara kerja perusahaan. Akan tampak bodoh jika Anda tidak mengetahui berapa lama perusahaan berdiri, bisnisnya di bidang apa dan siapa pesaingnya.


Tiru Karekteristik Orang Sukses


Jakarta - Setiap orang ingin menjadi sukses. Namun kebanyakan orang menganggap bahwa mencapai kesuksesan bukanlah hal yang mudah untuk diraih.

Untuk bisa mencapai keberhasilan, Anda bisa meniru karakteristik orang sukses dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini, yang dikutip dari 2 achieve your goals.

1. Memiliki rencana dan komitmen yang jelas
Pertama-tama, Anda harus mengetahui apa yang Anda inginkan. Pikirkan rencana dan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Hal itu pun akan mempermudah dalam mencapai tujuan Anda.

Nah, perbedaan utama antara sukses dan gagal adalah kesuksesan memiliki rencana yang jelas. Sedangkan kegagalan adalah tidak punya rencana yang jelas dan tidak berkomitmen dalam mencapainya.

2. Manajemen waktu
Manajemen waktu adalah salah satu hal mendasar dalam kesuksesan. Orang cenderung tidak menggunakan waktunya dengan baik. Padahal dengan manajemen waktu yang terkontrol Anda bisa menyelesaikan urusan lebih cepat.

3. Cari peluang dan ambil tindakan
Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang datang. Setiap kesempatan akan membantu Anda untuk mencapai tujuan. Untuk itu, manfaatkan kesempatan yang datang sebaik-baiknya dengan mengambil tindakan-tindakan yang cerdas.

4. Percaya diri
Sebuah kegagalan merupakan hal yang wajar. Kegagalan sebaiknya tidak mempengaruhi keyakinan Anda untuk tetap bisa mencapai tujuan. Anda harus bisa mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi dan melakukan upaya-upaya dengan rasa percaya diri.

sumber: www.wolipop.com